Beranda News Pembekalan Anti Korupsi, KPK: Sulsel Propinsi Dengan Perkara Kecil

Pembekalan Anti Korupsi, KPK: Sulsel Propinsi Dengan Perkara Kecil

0
BAGIKAN

Makassar, TR — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan KPUD dan pemprov Sulsel menggelar pembekalan anti korupsi dan deklarasi LHKPN pasangan calon kepala daerah se-Sulsel yang berlangsung di Aula Pemprov Sulsel, jl. Urip Sumiharjo Makassar, Seelasa (17/04/18) pagi.

Komisioner KPUD Sulsel, Faisal Amir. Se,MM berkomitmen menjadi penyelenggara yang berintegritas.

“Kami berkomitmen menjadi penyelenggara yang berintegritas. Jelang hari H pemilihan tanggal 27 Juni, ahamdulillah proses pilkada di Sulsel berjalan dengan baik. Mari kita wujudkan pilkada di sulsel sebagai pilkada yang damai dan mnjadi pilkada yang terbaik di Indonesia”, ujar Faisal Amir saat sambutannya.

Sementara itu, PLT Gubernur Sulsel, Dr. Sony Soemarsono menegaskan jika dirinya menjamin akan netral di pilkada Sulsel.

Sony juga mengungkapkan jika program pilkada berintegritas harus juga kita lihat sebagai sbuah pesta demokrasi yang menggembirakan, aman, nyaman dan berkualitas.

“Saya yakin pilkada Sulsel menjadi yang terbaik di Indonesia.Saya pun bermaksud untuk mendatangi semua paslon untuk bersilaturahmi, dan tidak usah ragukan netralitas saya. Kehadiran paslon pagi ini menambah keyakinan saya kalau di pilkada Sulsel ini akan berlangsung aman dan damai”, pukas Sony.

Komisioner KPU RI, Laode M. Syarif dalam sambutannya yang juga membuka kegiatan dengan resmi mengungkapkan pilkada yang berkualitas lancar aman dan damai dan menghasilkan pimpinan yang baik.

“Kalau sekarang mohon maaf, banyak yang jadi pejabat dan berakhir di penjara. Dari 34 propinsi, 22 propinsi pernah berhubungan dengan KPK dan itupun baru gubernur bupati dan walikota”, ujar Laode.

Sedangkan Sulsel menurut Laode, jumlah perkaranya ada 6, salah satu propinsi jumlah perkara yang kecil.

Laode juga berharap jika nantinya sudah terpilih jadi pemimpin agar minimal bisa menyamai Jakarta dalam hal transparansi yang bisa diakses dan dipantau oleh rakyat.

“Saya berharap ketik sudah terpilih sebagai gubernur, walikota dan bupati minimal bisa menyamai e-budgeting, e-cleaner sperti di Jakarta”, harapnya.

Dalam kegiatan pembekalan tersebut dihadiri oleh pasangan calon baik gubernur/wakil gubernur Sulsel, maupun paslon Bupati/Wabup dan Walikota/wawali se-Sulsel.

(Iqb)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here