Beranda Gowa CIL Cium Aroma Mark-Up ADD di Desa Parangloe Gowa

CIL Cium Aroma Mark-Up ADD di Desa Parangloe Gowa

0
BAGIKAN
Direktur Eksekutif Celebes Intelektual Law, Ridwan Basri

Gowa — Pekerjaan pembangunan yang menggunakan anggaran dana desa (ADD) ini indikasi terjadi mark – up di desa Parangloe kecamatan Biringbulu, Kab. Gowa.

Hal ini dikemukakan Direktur Eksekutif Celebes Intelektual Law (CIL), Ridwan Basri saat ditemui Cafe Olala di jalan Boulevard Makassar pada Rabu (4/04/18) siang, menjelaskan jika realisasi pekerjaan yang menggunakan dana desa itu seharusnya transparan.

“Seharusnya penggunaan dana desa ini harus rasional sehingga tidak menimbulkan persepsi dan dugaan mark – up anggaran yang berpotensi dapat mengakibatkan terjadinya kerugian keuangan negara” ujar Ridwan.

Ia juga menjelaskan, kalau anggaran dana desa yang di gunakan untuk pembangunan harus memperhatikan asas akuntabilitas publik secara detail, ‘diwajibkan seluruh kepala desa harus akuntabilitas dan transparan untuk penggunaan dana desa”, imbuhnya.

Ridwan mensinyalir penggunaan dana desa yang berada di desa Parangloe ini diduga terjadi mark-up di beberapa item. Olehnya itu, menurutnya akan dilaporkan ke pihak berwenang.

“Khususnya didesa Parangloe ini ada dugaan penggunaan dana desa untuk pembangunan, dan lembaga kami akan melaporkan atas kejadian tersebut”, tutup Ridwan.

(Udhin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here