Beranda Gowa Jembatan Penghubung Dua Desa di Kabupaten Gowa Memprihatinkan

Jembatan Penghubung Dua Desa di Kabupaten Gowa Memprihatinkan

0
BAGIKAN

Gowa, TR — Jembatan penghubung antar dua desa yakni dusun Parang Ma’lenggu dan dusun Raja-raja, Desa Bungaejaya kecamatan Pallangga sungguh sangat memprihatikan.

Menurut salah satu warga yang berada sekitar jembatan tersebut Sumiati Dg. Sompa mengatakan jembatan tersebut pernah dikerjakan sejak bulan September dan berhenti pada bulan November tahun 2017 lalu.

“Jembatan ini pernah dikerjakan, hanya dua bulan saja pada tahun lalu (2017, red)”, ucapnya.

Ia juga mengatakan, jika jembatan ini telah banyak telan korban akibat kondisi tersebut.

“Selama ini banyak yang jatuh korban, apalagi kalau pada musim hujan” curhat Dg. Sompa kepada awak media Teropongrakyat.net , Selasa (03/04/18).

Dari informasi yang ia dengar, memaparkan kalau bulan April ini rencananya akan diperbaiki, sebab ada pihak aparat desa yang memantau dan melihat jembatan tersebut, “rencananya bulan April ini akan diperbaiki”, tandasnya.

Ia juga berharap kepada pemerintah khususnya kabupaten untuk lebih memperhatikan serta secepat mungkin memperbaiki jembatan tersebut.

“Kami mewakili masyarakat di perbatasan dua desa agar segera memperbaiki jembatan ini, karena jembatan penghubung tersebut merupakan akses cepat untuk dilewati masyarakat”, harap Dg. Sompa.

Terpisah, anggota DPRD Gowa dari fraksi partai Demokrat Andi Lukman Dg. Naba mengungkapkan seharusnya teman-teman dewan mengusulkan di semua tingkatan di musrembang, agar pemerintah dapat memprioritaskan dalam pembangunan.

“Kiranya rekan-rekan anggota dewan mengusulkan di musrenbang agar pemerintah dapat memprioritaskan pembangunan”, ucap Andi Lukman via WA.

(Udhin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here