Manusia Bertelur ? Kapolres Gowa: Itu Gangguan Kejiwaan

0

Gowa, TR — Fenomena seorang anak yang bertelur sejak 2015 s/d 2018 itu tidak benar dan tidak terima secara logika, karena anak bertelur ini mengalami gangguan kejiwaan, emosi dan perilaku.

Hal ini disampaikan Kapolres Gowa, AKBP. Shinto saat melakukan press rilis bertempat Resmob Gowa di Pasar Induk Minasa Maupa mengatakan jika anak yang bertelur ini tidak benar.

” Penyidik Unit PPA Polres Gowa melakukan pemeriksaan tujuh seorang saksi , tim dokter yang menangani sejak 2015-2018 dan satu tim dokter spesial kejiwaan bisa disimpulkan kalau anak yanh bertelur itu mengalami gangguan kejiwaan, emosi dan perilaku ” ujarnya, Sabtu (02/03/2018).

Kapolres juga mengutarakan kita simpulkan terhadap fenomena bertelurnya itu tidak benar dan tidak diterima secara logika, “saudara beranisial A manusia bertelur ini tidak benar sehingga pelakunya yang sampai saat ini diduga saudara A tersebut mengalami gangguan kejiwaan sesuai dengan hasil pemeriksaan secara disimpulkan tidak pernah ada manusia bertelur dan perteluran yang dimaksud hanya diakui seseorang anak yang mengalami gangguan kejiwaan, emosi,dan prilaku”,imbuhnya.

AKBP. Shinto menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa hal-hal yang sifatnya tidak bisa diterima secara logika agar disampingkan dan tidak terikut dalam fenomena yang berbau magic.

(Udhin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here