BADIK The Movie, Kisah Kakak Beradik Penuh Misteri

0

Makassar, TR — Semakin memperlihatkan talenta, Sineas Sulawesi Selatan kembali mempersembahkan sebuah film yang berjudul “Badik The Movie” yang akan menghiasi dunia hiburan Layar Lebar di tanah air.

Film yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal di Sulawesi Selatan ini dikemas lengkap dengan genre yakni, Action, Drama, dan Slasher. Film Badik The Movie sendiri dimotori oleh Produksi Manggala Cinema.

Produser Manggala Cinema, Faisal mengungkap bahwa film Badik The Movie melibatkan sejumlah Artis ternama di Ibu kota seperti Qausar Hartayudhana, Geisya Shandi, Prisia Nasution, Donny Alamsyah, dan Mike Luckok.

“Syuting akan kita langsungkan di empat lokasi, yakni Makassar, Gowa, Maros dan Pangkep”, ungkap Faisal usai menggelar syuting perdana Badik The Movie di Kompleks Pasar Segar, Jl. Pengayoman Makassar, Minggu (4/3/2018) malam.

Ia pun berharap, bahwa film ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia.

“Insya Allah, jika kedepannya tidak ada halangan, Badik The Movie akan tayang di Bioskop pada bulan Agustus 2018,” harap Faisal.

Kisah Film Badik The Movie

Film Badik The Movie mengisahkan dua kakak-beradik yaitu Unru dan Badik, anak seorang guru silat yang berada di pelosok Makassar dan memiliki cita-cita berbeda.

Unru yang ingin memajukan daerahnya, sementara saudaranya Badik ingin melestarikan adat dan budaya, khususnya seni pencak silat agar tidak tergerus oleh zaman.

Ketika lulus sekolah keduanya berpisah, Unru hijrah ke kota meneruskan kuliah, sedangkan Badik menetap di desa melanjutkan mengajar silat di padepokan ayahnya yang sudah tua.

Namun terjadi musibah yang merenggut nyawa Unru ketika menjalani ospek di luar kampus yang diadakan oleh para senior. Kabar buruk ini menjadi dukacita yang besar bagi Badik dan kedua Orang tua Unru.

Berita simpang-siur di media masa tentang kematian Unru seolah blur dan terkesan ditutup-tutupi itu yang membuat BADIK memutuskan untuk pergi ke kota menyelidiki sendiri kejadian sebenarnya.

Menyusul peristiwa menggemparkan lainnya yaitu kematian tragis dua mahasiswa senior Illang dan Ros. Notabene kedua mahasiswa itu ternyata terlibat dalam skandal ospek yang menewaskan Unru beberapa waktu lalu tersebut.

Nur dan Badik dipertemukan saat
keduanya sama-sama dihantui rasa penasaran ingin menguat misteri dibalik tragedi ospek maut dan juga pembunuhan Illang dan Ros.

Badik yang bekerja sebagai cleaning service di kampus mempunyai job sampingan menjadi wartawan kampus tandeman Nur dalam menganalisa semua clue yang mereka temukan untuk kemudian mereka posting di mading dan koran online kampus.

Seiring waktu, hubungan Nur dan Badik pun semakin erat walau Badik tetap merahasiakan siapa dirinya sebenarnya. Artikel Nur menyulut kemarahan senior lainnya terutama teman-teman satu genk Illang yaitu Ippang Cs dan Askar, juga Rani sahabat Ros.

Ketika penelitian Nur semakin lama
kian tajam dan mulai mengerucut mengarah pada mereka dengan mengait-ngaitkan kematian Illang dan Ros dengan skandal ospek maut.

Sementara disisi lain kepolisian telah lama mencium kejahatan Ippang Cs. Dibalik skandal ospek dan hanya menunggu cukup bukti untuk menjerat mereka dengan kasus pidana.

Ippang Cs mengincar Badik si cleaning service gadungan yang kerap membantu Nur dalam meriset dan menerbitkan hasil analisa-analisanya. Tapi kali ini para preman salah mencari lawan, mereka yang justru babak-belur jadi bulan-bulanan Badik dalam pertarungan di Losari.

Waktu berselang, perseteruan antara Ippang Cs vs Badik beransur mencair. Nur sebagai ex-ketua ospek diajak oleh Ippang Cs survey tempat untuk acara pesta pembubaran panitia yang rencananya diadakan di villa Rani, tapi yang terjadi disana justru malapetaka.

Teror pembunuhan berlanjut disana dan mengincar semua senior yang terlibat dalam skandal Unru. Awalnya Ippang Cs sebagai tertuduh utama yang di anggap ingin menjebak mereka semua di tempat terpencil itu untuk di habisi satu-persatu demi membungkam semua saksi dalam tragedi ospek maut yang menewaskan Unru, agar ia bisa mengubur aib itu selamanya.

Tapi begitu penyamaran Badik terbongkar bahwa sesungguhnya dirinya adalah saudara Unru maka Badik pun lalu masuk ke dalam daftar tersangka sebagai pembunuh misterius dengan motif yang paling kuat yaitu dendam.

Keadaan semakin pelik dan rumit, sementara korban tewas terus berjatuhan semua tampak semakin kabur dan buram, tidak ada yang dapat dianggap mutlak sebagai pembunuhnya atau bukan pembunuh, sampai sosok misterius tersebut betul-betul membuka jati dirinya.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here