LPHS Makassar Desak Pengembang Villa Mutiara Cabut Patok

0

Makassar, TR — Masyarakat Kelurahan Bulurokeng Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar yang resah dengan adanya patok Perumahan Villa Mutiara masuk ke lokasi pekuburan keluarga Bonelengga di sekitar bumi perkemahan cadika Bulurokeng mendapat respon positif dari Lembaga Perlindungan Hak-hak Sipil (LPHS) Makassar yang dinilai sebagai pemicu kamtibmas terganggu.

Ketua LPHS Makassar, Djaya Jumain mengatakan pengembang perumahan Villa Mutiara Bulurokeng harus mencabut patok dan mengklarifikasi ke masyarakat terkait patok merah yang bertuliskan sertifikat, karena ini pasti akan membangkitkan perlawanan warga karena fasilitas sosial dimana pekuburan tersebut adalah pekuburan keluarga bonelengga dari zaman leluhur.

” Ketua RW 6 dan RW 7 serta RW 4 kelurahan Bulurokeng kecamatan Biringkanaya menyampaikan bahwa kuburan tersebut sudah ada pagar batas, tetapi tiba-tiba ada patok sehingga diduga ada mafia tanah yang mainkan perasaan masyarakat kelurahan bulurokeng untuk melawan”, ujar Djaya jumain, Kamis (01/03/18).

Djaya menegaskan apabila tidak ada tindakan pencabutan dan klarifikasi dalam waktu dekat ini maka LPHS akan mengundang Ketua LPM Kelurahan Bulurokeng, ketua RW dan Lurah Bukurokeng serta Camat Biringkanaya dan aparat terkait untuk membuka ruang diskusi sebelum masalah ini dibawa ke Pemkot dan DPRD Makassar. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here