Beranda Peristiwa Hampir 10 Tahun Bersengketa, Polda Sulsel Segel Lahan PT. Japfa

Hampir 10 Tahun Bersengketa, Polda Sulsel Segel Lahan PT. Japfa

374
0
BAGIKAN

Makassar, TR — Ratusan warga mendatangi perusahaan PT. Japfa Comeed Indonesia Tbk yang beralamat di jalan Ir. Sutami Makassar, Jumat (02/02/18) siang.

Kehadiran ratusan warga ini akibat sengketa lahan yang sudah berlangsung hampir 10 tahun ini. Pihak ahli waris bersama keluarga mendatangi PT. Japfa ini guna melihat proses pengukuran dan penyitaan oleh pihak BPN dan pengadilan yang di dampingi oleh Kasubdit 1 Polda Sulsel, beserta TNI.

Basir yang diketahui sebagai ahli waris mengungkapkan, bahwa lahan seluas 6,2 Ha ini kami miliki bukti kepemilikan dari nenek kami Alm. Hj. Raiyah Dg. Kanang yang dokumennya telah dipalsukan oleh Hendro Susantyo, kemudian menjual lahan tersebut kepada Panca Trisna selaku pemilik PT Sawud, yang selanjutnya menjualnya kepada PT. Japfa.

“Pada tahun 2009 silam, kami sudah melakukan somasi kepada pihak PT. Japfa agar tidak melakukan pembelian lahan tersebut yang kami miliki. Namun pada tahun 2012, Panca Trisna selaku Pimpinan PT Sawud melakukan jual beli tanah seluas 6,2 ha ke PT Japfa, melalui Notaris Ibu Srihartini yang berkantor di jalan Pattimura Makassar”, terang Basir.

Sementara itu, Kasubdit 1 Polda Sulsel, Kompol. Tri Hambodo saat ditemui awak media mengungkapkan bahwa apa yang sedang berlangsung saat ini adalah guna mengambil obyek vital yang berada di dalam lokasi perusahaan PT. Japfa.

Diketahui bahwa sengketa ini sudah berlangsung sejak tahun 2009 silam, dan perkara ini sudah masuk di pengadilan negeri.

“Kami sebagai penyidik baru, telah melakukan proses dan kita kirim P14 ini dan kami sudah mengirim kepihak kejaksaan dan apa yang terjadi saat ini sudah sesuai dari proses hukum yang berlaku dan sudah ada penetapan dari pengadilan Negeri dan hari ini kami bersama pihak BPN akan melakukan pengukuran dan akan melakukan penyitaan obyek tanah seluas 6,2 Ha, tentunya ini sudah ada perintah dari Pengadilan”, tegas Tri Hambodo.

Setelah pihak BPN melakukan pengukuran objek, Diskrimum Polda Sulsel akhirnya menyegel lahan tersebut sesuai dengan putusan pengadilan negeri Makassar.

Dari pihak PT. Japfa sendiri belum ada yang bisa di konfirmasi terkait hal ini.

(Iqbal)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here