Beranda Hukum & Kriminal Di Tuding Malapraktik, RSUD Syech Yusuf Klarifikasi

Di Tuding Malapraktik, RSUD Syech Yusuf Klarifikasi

74
0
BAGIKAN

GOWA,TR — Rumah Sakit Syekh Yusuf Gowa membantah telah melakukan malapraktik atas bayi Ibu yang bernama Daeng Tuni warga desa Pa’ladingan kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowamungil berjenis kelamin perempuan. Menurut kronologi, Bayi yang lahir dengan bobot 5 kg saat persalinan harus melakukan operasi cesar karena di duga bayi kembar.

Pasca operasi dari bayi yang berjenis perempuan tersebut lahir, muncullah beberapa statement mengenai bekas luka bagian paha dan belakang punggung bayi, sehingga muncul ke permukaan di duga ada oknum di RSUD Syekh Yusuf Gowa yang telah melakukan malapraktik.

Salah satu ketua LSM Kompak, Ahmad Rana, menyampaikan isu yang berkembang bahwa pihak rumah sakit juga telah memulangkang pasien, yang notabene masih dalam proses perawatan.

Di tempat terpisah, hal itu di bantah oleh Kepala seksi pelayanan medik RS Syekh Yusuf Gowa, dr. Suryadi, yang mengatakan bahwa itu bukan luka irisan tetapi bekas Lilitan tali pusar bayi. “Dokter anak menemukan bahwa bayi besar, ada bekas lilitan tali pusar dan lebam ,” ujar kepada LSM dan wartawan saat ditemui di ruang kerja Humas RS Syekh Yusuf Gowa. Rabu (24/1/2018). Dokter juga sudah menyampaikan dan memperlihatkan kepada orang tuanya, termasuk jenis kelaminnya, sesak, dan lebam bekas lilitan tali pusar.

“Itu terjadi lebam pada bayi, karena kondisi lilitan tali pusar, secara prosesnya berlangsung lama. Sehingga tali pusar tambah merapat dan itu salah satu faktor susah juga melahirkan, Dan kalau memang, Dg Tuni, pulang dan masih dalam proses perawatan, itu memang dia yang minta pulang dengan status sosial”, tambah dr. Suryadi.

Di tambahkan oleh pihak rumah sakit, “jadi pihak RS tidak bisa melarang, kalau pasien minta pulang. Dan ada surat pernyataan, bahwasanya dia yang meminta pulang,” ucapnya yang didampingi oleh Kabag program dan informasi, H.Muh.Taslim

Kepala dinas kesehatan Gowa, Dr. Hasanuddin, yang dikonfirmasi menyampaikan bahwa jika dari pihak puskesmas Bontolempangan yang sempat mengeluarkan statement kalau pihak RS Syekh Yusuf Gowa diduga malapraktik.

“pernah saya panggil kedua staf puskesmas bontolempangan yakni dokter gigi dan bidan menanyakan statement jika pihak rumah sakit diduga malpraktek akan tetapi kedua staff tersebut tidak pernah mengeluarkan bahasa/ Statement tersebut ” ujarnya.

Kadis kesehatan menambahkan bahwa bahwa Persoalan ini dirinya baru secara internal saja, belum duduk bersama dengan pihak RS Syekh Yusuf Gowa.

Adanya isu yang di duga malapraktik ini dan beredarnya foto bayi di group salah satu media sosial Whattsapp, timbul juga isu yang berkembang ditengah masyarakat serta LSM bahwa pihak puskesmas Bontolempangan, dokter gigi beranisial AR di duga mengeluarkan Statement Malapraktik (Udhin).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here