Sempat DPO, Tim Reskrim Polsek Tinggi Moncong Ringkus Pelaku Cabul

0

Gowa, TR — pihak Polsek Tinggi Moncong melalui Unit Reskrim meringkus pelaku cabul di lingkungan Batulapisi kelurahan Malino, Gowa.

Hal ini diungkapkan Kasubag Humas Polres Gowa AKP. M.Tambunan, berawal dari laporan warga ke Polsek sesuai dengan LP NO 2 tanggal 3 januari 2018 dengan korban beranisial RS (Perempuan) tentang adanya kasus cabul yang diduga pelaku beranisial IDR di Lingkungan Batulapisi pada hari sabtu 30 Desember 2017 sekitar pukul 23.00 wita.

“Ini berdasarkan hasil laporan dari pihak warga dengan LP NO 2 tanggal 3 januari 2018 “, ujarnya.

Setelah unit reskrim mengecek dan memeriksa tempat kejadian peristiwa, kemudian melakukan penyelidikan pada minggu 3 januari 2018 kemudian mendapatkan informasi dari warga Batulapisi tentang keberadaan pelaku di rumahnya.

“Pada saat itu juga personil unit reskrim pada Minggu 6 januari 2018 sekitar pukul 24.00 wita mendatangi rumah pelaku dan mengamankan Pelaku Lel. IDR tanpa perlawanan kemudian diamankan ke Polsek Tinggi Moncong dan pada hari minggu 7 januari sekitar 23.00 wita, pelaku dilimpahkan ke Polres Gowa guna menjalani proses hukum lebih lanjut”, pungkasnya.

Ia juga menambahkan jika kronologi pada sabtu (30/12/2017) sekitar jam 23.00 wita lalu, ketika korban keluar dari kamar menuju kamar mandi yang terletak di luar rumah (samping rumah) dengan maksud buang air kecil, pada saat jongkok buang air kecil tiba-tiba lelaki Idr datang dari arah depan masuk ke kamar mandi yang tanpa pintu, dan menyuruh korban diam dan mengajak berhubungan namun menurut korban menolaknya, lalu pada saat korban berdiri menarik celananya keatas, pelaku langsung memegang tangan korban sambil memegang kemaluan korban, sehingga korban meronta dari pegangan hingga lepas kemudian korban berlari masuk kedalam rumah sambil mengunci pintu lalu korban masuk ke dalam kamarnya, dan mendengar pelaku masih berada di luar rumah sambil mengetok ngetok jendela kamar mengajak korban keluar rumah namun korban tidak merespon kehendak pelaku.

Tambunan menyebutkan, pelaku akan dijerat oasal 289 KUHP tentang cabul ancaman hukuman 7 tahun penjara.

( Udhin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here