Beranda Gowa Langgar Hak Anak Bersekolah, Bapak Ini Kecam Mantan Istrinya

Langgar Hak Anak Bersekolah, Bapak Ini Kecam Mantan Istrinya

169
0
BAGIKAN

Gowa, TR – Anak yang putus sekolah karena ketidakmampuan orang tua membiayai hidupnya dapat di bantu dengan program pendidikan oleh pemerintah. Tetapi, saat orang tua sengaja membiarkan anaknya putus sekolah dengan berbagai alasan pribadi, jelas telah melanggar hak anak.

Begitu tingginya komitmen perlindungan anak dalam pendidikan, UU No. 35 Tahun 2014 atas perubahan UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, secara eksplisit banyak mengurai perlindungan anak dalam pendidikan.  Pada pasal 9 ayat 1 secara tegas menyatakan (a), “setiap Anak berhak mendapatkan perlindungan di satuan pendidikan dari kejahatan seksual dan kekerasan yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan/atau pihak lain”.

Sementara pasal 54 menegaskan bahwa “anak di dalam dan di lingkungan satuan pendidikan wajib mendapatkan perlindungan dari tindak Kekerasan fisik, psikis, kejahatan seksual, dan kejahatan lainnya yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan/atau pihak lain”.

Seorang Ibu berinisial NGS diketahui tega membawa pergi kedua anaknya pasca-perbuatan aib yang berakhir pada putusan perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Gowa Pada Desember 2017 lalu. Hal itu membuat kecaman keras dari Satriawan, Bapak kedua anak yang hilang lantaran Ibu yang tega dengan sengaja tak menyekolahkan anaknya lebih dari tiga bulan.

Hingga 2 bulan sejak hilangnya kedua anak bernama Nur Satria Ramadhan, laki-laki berumur 10 tahun dan Raisa Azzahra Ramadhani, bocah berumur 4 tahun. Satriawan bersama keluarganya berencana melaporkan hal tersebut ke kepolisian dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI. (Albar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here