Ratusan Massa Geruduk Kantor Dinas ESDM Sulsel

0

MAKASSAR, TR – Persoalan penambangan pasir laut Galesong dan Sanrobone menemui babak baru. Ratusan massa dari 4 Kecamatan di Galesong dan Sanrobone dipimpin oleh 14 orang Kepala Desa pesisir menyeruduk Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal ini dipicu oleh adanya undangan yang mempertemukan LSM FIK KSM pimpinan Nurlinda Taco dengan 6 Perusahaan Penambang Pasir. Undangan ini bertujuan membahas pengelolaan CSR. Masyarakat Galesong dan Sanrobone mensinyalir ada upaya pertemuan tertutup antara LSM FIK KSM dengan Perusahaan penambang pasir terkait persoalan CSR.

“Kami sangat menyesalkan pihak dinas yang tidak mengundang pihak pemerintah setempat. Dalam kapasitas apa LSM tersebut hadir dan rapat dengan perusahaan penambang?,” Sesal Wahyudin Mapparenta Kepala Desa Aeng Batu-Batu, Senin (13/11/2017).

Ditempat yang sama, Kepala Desa Tamalate juga menyuarakan konfisi yang sama. “Dulu mereka melarang kami bertemu perusahaan penambang, kenapa sekarang mereka justru sembunyi-sembunyi mau rapat dengan perusahaan tambang,” Ungkap Idris Naba

Rencana pertemuan LSM FIK KSM dengan 6 Perusahaan Tambang pun batal dan urung terlaksana. Sekitar pukul 13.00 wita ratusan masyarakat Galesong dan Sanrobone meninggalkan Kantor Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here