Wanita Hebat Dibalik Kesuksesan Agus Arifin Nu’mang

0

Oleh: Muh. Yusuf Saleh

“Dibalik setiap pria hebat, ada seorang wanita hebat ” Meryll Frost, begitu terbaca di wall FB Rektor Universitas Islam Makassar Majdah Muhyiddin Zain, Isteri Wakil Gubernur Sulsel.

Pertama kali bertemu dengan ibu Majdah Agus, saat menjamu kami bersama teman-teman ESQ dari Jakarta. Saat itu untuk pertama kalinya Ary Ginanjar mengadakan acara training ESQ di Sulsel, kami disambut hangat di rujab ketua DPRD jalan Ratulangi. Saya merasakan suasana yang penuh kekeluargaan. Saat itu Rektor Universitas Islam Makassar ini mendampingi pak Agus Arifin Nu’mang suaminya yang menjabat Ketua DPRD Sulsel.

Bertemu kedua kalinya saat merayakan ulang tahun cucunya. Melihat keharmonisan keluarga dan kerabat ini dari dekat. Berkumpul bersama, berdoa untuk kebahagiaan anak anak dan cucu mereka. Ibu Majdah menyapa kami yang duduk di meja bahagian belakang. Ia baru saja pulang dari negeri Kanguru Australia. Ia bersama 30 tokoh perempuan islam mendapat Australia award. Mereka diundang ke Australia selama sepekan, guna mengikuti pengembangan kepemimpinan perempuan pada organisasi Islam.

Saya melihatnya turun langsung menyiapkan sarapan pagi buat tetamunya pagi itu. Di tengah seabrek kesibukannya sebagai Rektor, tak menghalanginya turun langsung mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

Pagi itu Rujab Wakil Gubernur Sulsel kedatangan banyak tamu, yang memberi dukungan atas rencana suaminya maju sebagai Gubernur di daerah ini. Siang ini sang suami berencana mengikuti simposium yang diadakan oleh partai Demokrat. Sebagai dukungan kepada sang suami, Ia turut mendoakan dengan menggelar dzikir bersama dikediaman mereka.

Ibu lima orang anak ini memang sangat dekat dengan kegiatan keagamaan. Ayahnya seorang Ulama besar di Sulsel, KH. Muhyiddin Zain adalah salah seorang pendiri NU di Sulsel. Oleh tokoh tokoh NU di daerah ini, Ia didaulat sebagai Ketua PW Muslimat NU Sulsel tahun 2016 lalu. Penggagas gerakan Sulsel Mengaji dan sholawat ini sejak kecil selalu bersama ulama. Ia juga mendirikan Forum Kajian Cinta Alquran, sebagai upaya membumikan Alquran di Sulawesi Selatan. Ia berkeliling daerah berkolaborasi dengan Nusantara Foundation binaan Imam Shamsi Ali, dalam upaya menggalakkan cinta Alquran .

Ia sering mengutip surah At Tahrim sebagai motivasinya “Jagalah diri dan keluargamu dari api neraka”. Sehingga di segudang aktifitasnya sebagai Rektor dan berbagai organisasi ia tetap menomor satukan keluarga. Doktor bidang pertanian ini mengungkapkan untuk mengubah masyarakat menjadi baik, maka yang pertama kita rubah adalah keluarga, selanjutnya kita bisa merubah lingkungan sekitar dan seterusnya ke Masyarakat umum.

Keharmonisan keluarga ini juga saya rasakan, saat mereka manfaatkan waktu di sela kesibukan masing-masing. Suatu saat jelang tengah malam itu baru mereka sempat berkumpul setelah kesibukan masing-masing, mereka bercengkrama di ruang tamu. Di kesempatan lain saya melihat mereka sekeluarga berkumpul di sebuah coffee shop. Mereka selalu meluangkan waktu kumpul bersama di sela kesibukan, terutama saat ada moment moment penting keluarga seperti ulang tahun cucu, aqiqahan keluarga dan sebagainya. Menggendong cucu adalah kesukaan kedua pasangan hebat ini.

Mengutip kembali Meryl Frost diatas, bagi kedua pasangan ini nampaknya saling mendukung. Boleh juga kita katakan bahwa” dibalik wanita hebat ada seorang pria hebat di belakangnya”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here