Beranda Bulukumba Lantik PAC MNU, Agus AN Harap Lebih Mengedepankan Pembinaan Umat

Lantik PAC MNU, Agus AN Harap Lebih Mengedepankan Pembinaan Umat

14
1
BAGIKAN

Bulukumba, TR – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang menghadiri Halal bi Halal yang dirangkaian Pelantikan Pengurus Anak Cabang Muslimat NU (PAC MNU) dan Pengurus Forum Komunikasi Cinta Alqur’an (FKCA) se Kabupaten Bulukumba di Islamic Center Dato’ Tiro Bulukumba, Sabtu 22 Juli 2017.

Pelantikan Pengurus PAC MNU dan FKCA se Kabupaten Bulukumba Periode 2016 – 2021 oleh Pembina PAC MNU dan FKCA Sulawesi Selatan DR Andi Majdah Zain Agus AN disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang dan Wakil Bupati Bulukumba
Tomy Satria Yulianto.

Dihadapan para pengurus PAC MNU dan FKCA se Kabupaten Bulukumba, Agus Arifin Nu’mang mengatakan bahwa PAC MNU adalah merupakan organisasi otonom dibawa naungan NU. Dengan pelantikan ini, artinya Organisasi ini telah lengkap, tinggal menjalankan program yang telah dicanangkan dalam rangka pembinaan umat.

Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan itu berharap kepada pengurus PAC MNU dan FKCA se Kabupaten Bulukumba agar mensinergikan programnya dengan program Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk sama membangun daerah ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bulukumba itu sendiri.

Pada kesempatan itu juga, orang nomor dua Sulawesi Selatan itu mengajak warga NU untuk sama sama membangun Sulawesi Selatan lebih baik lagi, demi mendukung obsesinya menjadikan Provinsi Sulawesi Selatan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto pada kesempatan itu berharap agar organisasi PAC MNU dan FKCA yang baru dilantik agar menunjukkan eksistensinya dalam pembinaan umat dalam rangka memajukan masyarakat Bulukumba, karena menurutnya, kemajuan Kabupaten Bulukumba juga merupakan kemajuan Provinsi Sulawesi Selatan.

Andi Majdah Zain Agus AN yang tampil membawakan hikmah halal bi Halal mengatakan, bahwa inti dari pada halal bi halal adalah silaturahim, dimana didalamnya terdapat keseimbangan antara yang meminta maaf dengan yang memberi maaf.

(Anas)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here